Bride Wars
gue nonton film ini karena ada anne hathway
gue suka banget ma dia,,, klo gue bilang kayak regenerasinya julia robert... 
oke ceritanya Ema dan Liv itu sahabat dari kecil.. suatu saat mereka diajak ibu mereka kondangan, mulai dari sana mereka berdua memimpikan untuk menikah di bulan Juni dan di Plaza...
impian itu masih dipegang sampai akhirnya mereka dewasa dan benar2 menikah..
awalnya Liv melihat kotak Tiffany di lemari sang pacar.. dia girang baaaaangggggeeeeeeetttt.... *tapi itu dia baru liyat kotaknya aja, dan belom dilamar.. 
tapi malamnya malahan Ema yang benar2 dilamar sama pacarnyaa...
besoknya Liv dateng ke kantor pacarnya untuk "minta" dilamar.
kocak bgt....
dilamar kok minta... wekekekek........
nah selesai lamar2an mereka berdua Ema dan Liv ke tempat konsultasi pernikahan.
awalnya gak ada masalah karena si wedding organizer punya 3 tanggal di tempat yang sama...
Liv ambil tanggal 6 Juni dan Ema ambil tanggal 25 Juni.. sisanya tanggal 15 Juni
semua berjalan dengan baik, mereka cari undangan bersama, gaun bersama, kue bersama.. yaaah akrab dan gak ada masalah...
masalah mulai terjadi pada saat si wedding organizer memanggil mereka berdua untuk ngasih tau klo ternyata tanggal 6 juni dan tanggal 25 Juni itu udah dipake orang.. dan dia gak bisa untuk mengusahakan agar tanggal itu dia pake...
setelah cari tau siapa yang nempatin tanggal mereka itu, setelah dapat mereka membujuk supaya tanggalnya diganti..
tapi gak bisa.. gagal total
akhirnya mereka memutuskan salah satunya harus mengalah...
ya... dan gak ada yang mengalah.
mereka bikin kesepakatan sebelum diputuskan, tidak ada yang boleh memulai mengatur rancangan pernikahan mereka...
tapi Liv merusak semuanya... dia ke gap lagi mencari undangan...
Emapun marah... tadi nya dia mau mengalah, tapi melihat sahabatnya menghianati dia, Ema pun jadi mengurungkan niyatnya...
klo Liv menyebarkan undangan via kartu, maka Ema menyabar undangan via email.. dan Ema menyebar undangan ke semua kerabatnya KECUALI Liv....
peperangan mulai dari situ... boikot rambut Liv, boikot warna kulit Ema, ngebuat Liv menggendut jadi gaunnya gak muat, boikot kue pernikahan, pesta bacelorete Liv, dan masih banyak lagi....
sampai pada akhirnya semua kehidupan mereka berantakan... Ema harus kehilangan pekerjaannya..
ini ending yang mengharukan.. gue aja sampe menitikkan air mata...
bayangkan cuma gara2 tanggal pernikahan, persahabatan mereka hancur berantakan,, bahkan Ema gagal menikah.. malahan lebih buruknya Ema putus sama tunangannya..
yah semua penyesalan emang datengnya belakangan.. dan itu udah jadi gak berguna lagi..
tapi persahabatan mereka masih bisa diselamatkan...
Monday, March 30, 2009
|
Label:
Review
|

0 kali dikomentarin:
Post a Comment